OUTLOUD

Sepasang Kidung Cilaka, Vinyl, dan Perilisan Album Baru

Band folk asal Surabaya, Silampukau, mengumumkan perilisan maxi single terbarunya yaitu Sepasang Kidung Cilaka. Apa cuma itu aja? Nggak dong! 

Ada berita tambahan kalau vinyl 7-inch berbobot 50gram dengan cover ala karya cukil dari mas Redi Murti bisa kamu pesan via www.bojakramapress.com. Saat berita ini di tulis, Dildu udah cek melalui posting-an official dari band dan website ybs (yang bersangkutan). Masih tersedia di website Bojakrama sejak prapesan resmi di tutup per tanggal 14 April 2025 lalu. Tapi mboh juga yo lek misale wis habis pas kamu baru baca Outloud ini! Hahay!

Tentang karya terbaru Silampukau? Lanjutin baca…

Sepasang Kidung Cilaka adalah “pasangan” antara Gendang Sangsi dan Lantun Mustahil. Karya ‘sepasang’ yang dirilis dalam konsep maxi-single ini mendendangkan ciri khas musik Indonesia circa tahun 1950-1960’an dari duo folk asal Surabaya yang pernah masuk NET TV dalam acara Tonight Show ini.

Ada sentuhan kontrabass, ditaburi dengan petikan kentrung, dipadu dengan petikan gitar dan irisan perkusif drum; sungguh terdengar irama dan warna musik Hawaii-an, serta semburan warna-warni yang akan menciprati para pendengar dengan nuansa dramatis. Mbediding!

Saat artikel ini di tulis, Dildu baru kebagian dengar satu lagu yaitu Lantunan Mustahil yang video liriknya sudah bisa kamu cek via Youtube di ‘Orkes Silampukau’. Di lagu itu, dramatisasi meluap seolah menenggelamkan kamu ke situasi antara hidup dan mati, kepasrahan dalam perjuangan ditengah-tengah amuk cuaca yang khianat, laut rasa kiamat, dan maut yang terus merayu. 

Dari lagu tersebut Dildu jadi keinget postingan-postingan keganasan laut yang beredar di Tiktok dengan sound yang berbunyi: “yohooo all hands / hoist the colour high / heave ho / thieves and beggars / never shall we die” (Hoist The Colour by Hans Zimmer, Ted Elliott & Terry Rosio (2007) ). But, di lagunya Silampukau Dildu merasakan keduanya: keganasan laut dan sosok manusia yang menerjang alam tanpa mendengarkan sedikit pun rayuan maut. Sebuah balada kehidupan yang membuat kami berkata: “it’s survival bitch!”

Setelah merilis dua single, duo penggubah album Sementara Ini (2009) dan Dosa, Kota dan Kenangan (2015) ini akan kembali melaga membawa album barunya yang rencana rilis di pertengahan 2025. CAN’T WAIT!

EVANDAFOXX

EVANDAFOXX

About Author

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

OUTLOUD

BLINGSATAN: OM-OM INI MAKIN BERGAIRAH DI ALBUM TERBARUNYA!

Mari kita sambit, eh, sambut, dedengkot punk rock aseli Surabaya nih bos senggol dong, siapa lagi kalau bukan BLINGSATAN yang
OUTLOUD

DRIZZLY: GIRLY BUT CATCHY WITH DRIZZLY!

Sepong is back dawg! Kali ini Dildu kembali dengan fresh comers yang baru aja rilis EP berjudul ‘Fairyland’. EP ini