Selain Simpang Lima Gumul (SLG) dan Gudang Garam, kediri juga punya IGMO – band stoner rock / progressive. Kali ini, Pradio Manggara Putra (lead vocal / guitar), Iga Dahana (background vocal / lead & rhythm guitar), Muhammad Anggra (background vocals / bass), dan Ilham Bintang (drum & percussions) telah meluncurkan introduction to their second album berupa single yang berjudul Curriculum.
Single berdurasi 3:09 detik ini sudah bisa kamu dengerin di Spotify!

Buat kamu yang belum tahu IGMO, band ini sudah menelurkan rentetan karya yang diantaranya: album Take It Over (2022), live-session album Devil’s Still Alive (2023), serta beberapa single di 2021 seperti Head on Fire, Awesome, Peace of Night, Dark Rhyme dan di 2023 ada Dystopian Tropical Sojourn.
Nah, khusus di lagu terbarunya ini mereka menyajikan musikalitas rock yang bercorak komedi tanpa meninggalkan kesan nyentrik. Ke-nyentrik-an tersebut juga terasa pada pivotal part yang tiba-tiba saja kita disuguhkan genjrengan ala reggae dengan lirik ala geguritan bahasa Jawa yang berbunyi:
Laku ing sasmita, jebul tansaya sulaya
Laku ing sasmita, jebul tansaya sulaya
Laku ing sasmita, jebul tansaya sulaya
Laku ing sasmita, jebul tansaya sulaya
Dhapuk rumangsa bisa, Dik
Ora bisa rumangsa, Mas
Dhapuk rumangsa bisa
Ora bisa rumangsa
Ini justru menunjukkan bahwa empat pria yang bergabung menjadi satu dalam nama IGMO berikut memiliki naluri experimental yang justru membuat musik mereka terdengar avant-garde.
Ah iya, soal liriknya. Hm. Multi-interpretatif. Sangat! Haha. Belum bisa berkata apa-apa nih Dildu, kecuali kalo mereka mau diundang ke #SelisikLirik. Ciakakakaka.
Oiya, jangan lupa juga bakal ada album kedua yang bakal dirilis oleh IGMO yaitu Absurd, Artificial, Potential (AAP). GASKAN!

