Setelah merilis Massa Buruh (2020), Lawan Arah (2020), Singgah (2022), Derau (2023) kini Shama kembali merumput dengan amunisi baru. Adalah Ragam yang inspirasinya dari motto negara Indonesia yaitu Bhinekka Tunggal Ika (ini menurut Dildu ya, red). Pada tahu kan artinya apa?
Kalau di denger-dengerin, band yang digawangi lima pria bertulang keras ini mengingatkan Dildu pada vibes musik Barasuara sih. Tapi, khusus di single terbarunya ini, mereka bermain racik di ranah instrumen.
Ragam dibuka dengan suara alat musik tabuh yang etnik banget ditambah racauan-macam-mantra dari vokalisnya. Lirik dibuka dengan gambaran ruang hidup, pergerakan nenek moyang, hingga ciri-ciri ras yang menegaskan identitas nasional Indonesia. Keberagaman yang ditekankan oleh Shama adalah rasa persatuan: kamu boleh jadi orang Ambon, orang Bugis, orang Batak, orang Jawa, orang Sunda, orang Papua, hingga orang mana pun yang masih dalam satu wilayah NKRI, tapi wajib hukumnya untuk menjaga erat rasa persatuan. Gitu deh.
Lagu ini cocok buat kamu yang butuh anthem saat Agustus’an, atau sebagai tembang kontemplasi di tiap peringatan Kesaktian Pancasila. Oh iya, mungkin boleh banget dijadiin soundtrack upacara ormas nasionalis. Hehe. PEACE!

