Sidoarjo kembali bergaung. Kali ini bukan dari pemberitaan tentang lumpur Lapindo, tapi dari munculnya band HC/PUNK bernama Hack! Hack! Hack! yang terdengar beringas dan lugas. Dari keberingasan dan kelugasan itulah lahir lima track yang disatukan dalam nama Demo Live’25 yang diproduseri oleh Hasan Maulana (Lingkaran Studio) dan di-mixing oleh Ridho Rizky (bassist dari band ini, red) di Rumztract Studio.
Buat kamu yang juga pendengar The Coneheads, Negative Approach, Lumpy and The Dampsters, X-Acto dan ragam warna musik HC/PUNK serupa lainnya, mending kenalan dulu sama band yang satu ini. Lanjut baca supaya kenal ya!

Adalah Boliph (drum), Alip (gitar), Ridho (bass) dan Jopi (vokal) yang jadi aktor dibalik kelugasan dan keberingasan musik HC/PUNK yang mereka ciptakan. Terbentuk di tahun 2024 lalu, musikalitas mereka terasa meledak, melibas, dan di suatu sisi menusuk siapapun terutama bagi orang-orang yang dituding oleh band ini. Ckckck.
Karakter musiknya yang bertempo cepat, tanpa tedeng aling-aling, langsung gasrak dan melumat habis siapapun yang dibahas dan di maksud dalam lima track mereka ini. Dibuka dengan Cockstars yang, ehm, menampar keras sejawat yang terjangkit star syndrome, karena berubah jadi nggak asik aja woi setelah dapat status ‘artis’. WAHAHA!
Lalu ada I Dont Care yang dari judulnya kayak menegaskan statement Hack! Hack! Hack! tentang senioritas. Dan lalu disusul dengan Weak, Chained, dan Goin’ Soft. Semua ini bisa kamu akses di akun bandcamp mereka. Kelima track mereka Ini lebih dari sekadar untuk dinikmati ya bestie, melainkan serupa senjata yang tersimpan dalam gudang, yang siap kamu ambil untuk mendamprat mereka-mereka yang kamu anggap nggateli dalam arti masing-masing. Hehe. Oiya, selanjutnya Demo Live’25 ini juga akan dicetak jadi kaset oleh Emproct Records loh. Cek aja di IG nya @emproct.ej

