Dipertemukan di Unit Kegiatan Mahasiswa Paduan Suara dan Musik (UK-PSM) dan disatukan dalam nama Rooftop. Yap, ini band indie yang lahir dari kampus UNESA (Universitas Negeri Surabaya). Band beraliran alternatif rock ini baru aja merilis single baru yang berjudul Udara.

Lagu ini cocok banget buat tembang kenangan. Udah bisa kamu dengerin di Spotify, tapi ulasan lengkapnya wajib juga kamu baca karena band ini adalah salah satu newcomer yang layak dapat perhatian telingamu. Gas di websitenya Dilarangduduk ya, link artikel ada di bio!
Band ini bisa dibilang cukup produktif. Bagaimana tidak, sudah tiga single yang mereka telurkan. Sejak artikel ini ditulis, mereka juga berencana untuk merilis album namun masih dalam status TBA (To Be Announced). Oiya, di Udara ini nuansanya sangat indah untuk lagu yang ber-context nostalgia-masih-belum-bisa-move-on yang kebanyakan bernuansa pedih. Alunan musiknya seolah mengatakan bahwa it’s okay kalau hubungan asmara dengan dia pupus juga toh dia masih ada dalam ingatan. Ini masih dari segi instrumen ya. Secara lirik, digubah dengan bahasa Indonesia yang simple dan terdengar easy-listening:
Senyummu adalah nafasku
Hadirmu bagai udara bagi ruang hampa
Sayangnya, lagu ini cenderung anti-klimaks. Dengan notasi lirik yang diulang-ulang, bagian guitar solo-nya berhasil membangun nuansa, namun harusnya lagu ini diakhiri dengan fade out justru lebih berasa.Tapi yawis lah ya wong gak melok due band kok melok nyocot. Lainnya ada Wasted Man dan Nerakamu. Dua lagu ini juga layak buat dapat perhatian telingamu. Dengerin sendiri aja ya biar kamu bisa membahasakannya sendiri!
Sukses terus buat Rooftop! Kalau bisa lanjut terus meski sudah wisuda. Ehiya, albumnya ditunggu ya!

