Kecuali kalau kamu bener-bener pingin nuaaangeeees sak ajor-ajor’e, sok atuh langsung jabanin lagu terbaru dari Anxieparty yang judulnya Metriks Ruang Waktu.
Anxieparty adalah Emir (vokal), Ersa (vokal), Sugab (gitar), Bimo (gitar), Azam (keyboard), Hanoi (bass), dan Sandya (drum) yang kayaknya gemar banget galau. Tapi, itu semua cocok banget dengan warna musik yang mereka gubah. Rupanya, tujuh cah Malang ini sudah punya karya sebelum rilisnya Metriks Ruang Waktu.
Rilisan terdahulu mereka diantaranya Pencarian Peraduan dan Senandika, yang bagi Dildu berkesan dinamik tanpa melepaskan unsur haru-biru, dengan alunan sendu yang bikin kamu terhanyut dan tenggelam dalam memori kelam broken romance. Haha.
Sepintas, Anxieparty itu sama dengan For Revenge atau band sejenis yang bisa bikin kita teriak bebas dalam mengekspresikan kesedihan. Tema broken romance yang bisa masuk di orang-orang berusia remaja maupun beranjak dewasa ini penuh dengan unsur mellow-dramatic, haru-biru, dan rapalan lirik yang penuh kata-kata sastrais untuk menggambarkan perasaan sendu yang kadang sulit dikomunikasikan melalui kata-kata itu sendiri. Jadi, orang-orang yang sedih akan selalu butuh lagu untuk membantu mereka mengekspresikan kesedihannya. Bagi Dildu, Metriks Ruang Waktu memenuhi “standar” itu semua.
Vokal cowok dan cewek yang sama-sama ber-pitch tinggi, bersahut-sahutan dalam menyampaikan rasa, dibalut dengan instrumentasi yang berwarna sendu, akan selalu mewakili jeritan hatimu!
Udah ya, sedih itu gakpapa kok, selama masih ada Anxieparty. Kita tunggu bersama album perdana mereka!

