OUTLOUD

TAMAN NADA – MESKI HIATUS TAPI KARYANYA MASIH BERSENANDUNG!

Ada yang pernah dengar band Folk asal Surabaya yang namanya Taman Nada? Kalau sudah, bisa jadi kamu wong lawas. Kalau belum, kayaknya kamu wajib lanjut baca ini deh.

Jadi, selain nama-nama seperti Silampukau, Layung Temaram, ada satu band folk yang terbentuk sejak 2011 ini di Surabaya. Taman Nada diisi oleh Atthur (gitar/vokal), Salman (gitar/vokal), Nandi (harmonika), Zaki (gitar/ukulele), Dwiki (bass) dan Aryo (drum) dengan influence musiknya yang mengaduk nada-nada Ebiet G. Ade, Iwan Fals, Fleet Foxes, dan Simon Garfunkel.

Karena Sepong ini sekarang bisa mereview lagu-lagu lama maupun baru, Dildu memilih satu unit folk asal Surabaya yang dijuluki “band sutos” ini untuk mengulas EP-nya yang berjudul Self-Titled (2013). Berisikan tiga lagu yaitu Fase, Marilah Mari, dan Pulang, kalo di telinga Dildu tiga lagu ini tuh cocok banget buat nyore sambil mimik kopi. 

Kalau dibedah satu-satu, kesan makna yang ditangkap Dildu di lagu Fase seolah mengharuskan kita tenang dan penuh kontemplasi dalam menjalani hidup. Pun juga, di lagu 3:18 detik ini menimbulkan imaji dimana kamu barusan bangun tidur, sek rembes, melangkah ke dapur untuk menyeduh kopi lalu ke ruang tamu di pagi yang cerah sambil duduk melihat keluar jendela. Kontemplasi bos!

Di Marilah Mari, irama yang mengalir dengan nada yang tenang seolah memberi kamu semangat dalam menjalani hari (setelah berkontemplasi, tentunya). Intinya, di lagu ini Taman Nada menyuntikkan good vibes buat menjalani hari untuk merangsang mindfulness. 

Nah, yang terakhir ini agak deep…throat (nggak-nggak becanda, red). Lagu berjudul Pulang dalam rangkaian terkahir EP mereka ini menciptakan suatu proyeksi dimana kamu dalam perjalanan pulang menuju rumah setelah berjuang sebegitu rupanya dalam “medan tempur” kehidupan. Bagaimana rasa rindu yang memanggil untuk kembali kepada pelukan seseorang yang kita anggap “rumah” dengan sisipan suara harmonika menjadikan lagu ini begitu kian melankolis. Enak banget buat soundtrack perjalanan pulang kala langit menjingga tanda hari telah senja menuju malam. Anjai!

Selain EP mereka, kamu bisa dengerin lagunya band ini yang berjudul Sosok Di Ujung Hari (2022). Semuanya bisa kamu akses di Spotify dan semoga Taman Nada akan kembali dari masa hiatusnya. Semoga ya!

EVANDAFOXX

EVANDAFOXX

About Author

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

OUTLOUD

BLINGSATAN: OM-OM INI MAKIN BERGAIRAH DI ALBUM TERBARUNYA!

Mari kita sambit, eh, sambut, dedengkot punk rock aseli Surabaya nih bos senggol dong, siapa lagi kalau bukan BLINGSATAN yang
OUTLOUD

DRIZZLY: GIRLY BUT CATCHY WITH DRIZZLY!

Sepong is back dawg! Kali ini Dildu kembali dengan fresh comers yang baru aja rilis EP berjudul ‘Fairyland’. EP ini