Halo! Dildu bawa kenalan baru nih. Doi namanya Rakesh, band alternatif rock asal Palu, Sulawesi Tengah, yang baru-baru ini telah merilis album barunya berjudul Alter/Ego. Total ada tiga belas lagu yang bisa kamu dengerin via Spotify!
Album dari band ini merupakan sebuah pengingat untuk kita kembali dan menjadi diri sendiri diantara banyaknya distraksi dari lingkungan yang kamu hidup didalamnya. Simak ulasan lengkapnya dibawah ini!

Ketigabelas lagu yang ada dalam album tersebut membawa konsep bilingual. Dibuka dengan New Devine (by the way, Devine ini referensi kata-katanya ambil dari mana ya? red) yang sarat akan pesan-pesan provokatif. Posisi tokoh yang diceritakan dalam lagu tersebut adalah sosok yang jauh dari rumah (baca: perantau) yang berada di lingkungan “berbahaya.” Bahkan sangking bahayanya lingkungan tersebut, dia harus berhati-hati dalam berucap sebagai strategi bertahan hidup. Rakesh seolah memantik api dalam jiwa sosok tersebut. Lalu disambung dengan lagu Terbang Ke Angkasa, sebuah tembang motivasi untuk kamu yang sedang berjuang mewujudkan mimpi. For the rest? Coba kamu dengerin sendiri dan temukan makna yang bisa kamu dapat dari sisa rentetan lagu dalam album tersebut.
Secara musikalitas, Rakesh bisa dibilang memiliki nuansa macam One OK Rock. Instrumentasi melodic dengan riff-riff rock yang memantik adrenalin, at some point.
Pengerjaan album yang bisa dibilang sangat kolaboratif ini turut melibatkan beberapa seniman dari kota yang sama diantaranya Charles Edward (artworker), Syachrinaldi Cante (penulis lirik lagu Lalu Kemudian & Petarung Tunggal), Rizky Toar (penulis lirik lagu Kita Tulis), Farid Pramudya, Andiqu Inayah (guest vokal), Beach Bizzy (band surf rock Palu), Syeren Bawias, dan Yusuf Baharudin.
Sejak artikel ini ditulis, Rakesh juga sedang melaksanakan ibadah tur yang dimulai di Aiolive Vol. 38, Surabaya sebelum melangkah ke kota-kota lainnya. Sukses terus ya!

