Walaweeeee satu band unik yang Dildu temuin kala bongkar-bongkar presskit di email. Namanya Sucka, band asal Bandung. Mereka merilis EP yang diberinya judul Mungkas Raga Na Gagawar (artinya apa ya bang Messi? Nih artinya nih dari bahasa Sunda: mengakhiri tubuh di tempat hukuman mati, red) dengan lima trek didalamnya. Oiya, buat para penguasa yang gak berpihak pada rakyat tolong jangan dengerin ini kecuali anda mau dieksekusi mati. Hehe.

Band satu ini bergenre mediterranian ambient punk yang sangat kental dengan nuansa perlawanan. Di trek pertama berjudul Berbondong Bondong kita seolah diposisikan sebagai mujahidin yang berjihad melawan para penguasa lalim. Intro berdurasi 5:15 detik ini seolah menjadi bahasa tersendiri dari Sucka untuk kita selalu dan senantiasa berbaris melawan para penguasa yang sewenang-wenang, yang mengisi perutnya sendiri tanpa pernah tanya ke rakyatnya “udah makan say?”. Disusul dengan trek berjudul Kurang Ajar, Megalisan, Sesat dan Bersama Tinju Di Angkasa yang memperingatkan para penguasa untuk berhenti sewenang-wenang kalau nggak mau berakhir di tangan rakyatnya sendiri.
EP yang digarap sejak 2023 lalu dan diproses bersama Abay (Rub of Rub) di mixing dan mastering serta Bikry Praditya di artwork ini udah bisa kamu dengerin via (vallen) Spotify! Hajar ndan!

